Friday, January 21, 2011

Bila itu adalah Cahaya-Mu..Biarkan dia Menyinariku...

Hari itu yang terpikir di otak seorang pria yang malas berpikir itu..namun memang indah rahasia yang allah punya...Ia menyentuh dari sisi dimana siapapun tidak akan bisa menolak untuk memuji-Nya...


ketika sedang pergi ke tempat yang ia pikir dapat menenangkan pikirannya sejenak...ia bertemu dengan sahabatnya..ya seorang sahabat yang sangat inspiratif..seorang sahabat yang luar biasa...


awalnya hanya perbincangan biasa yang berakhir dengan candaan kecil saja..namun...sahabat memang selalu memiliki insting kuat yang kadang sulit untuk dideskripsikan...


sahabat : ngomong2 jarang sekali saya melihat kamu disini akh? sepertinya ada masalah? dari awal obrolan kamu seperti ada yang tertahan...mau cerita?  senang bila bisa membantu...


pria: tidak ada masalah yang serius hanya ingin menetralkan hati dan pikiran..banyak yang terjadi belakang ini...tak berniat memikirkan namun kadang terpikir sendiri...kekanak-kanakan memang...hahaha
dengan sensitivitasnya yang sudah semakin tumpul, dengan kesabarannya yang kadang tak terkontrol, dengan kerumitan pola pikir yang selayaknya anak kecil....pria itu hanya tertawa atas perilakunya selama ini...


sahabat: serumit apapun masalahmu selalu ada allah yang menemanimu...Ketika Allah memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuan-Nya. ketika Allah tidak memecahkan masalahmu, percayalah Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.


pria itu dengan rasa termotivasi dan bercampur malu....menenggadahkan kepala yg sbelumnya tertunduk...


pria: kamu benar akhi...memang itu benar...namun keterbatasan saya dalam mengerti masih sangatlah besar..kadang kalau terasa sulit maka saya akan beranjak menjauh untuk menghindar atau diam saja..


sahabat: berarti kamu belum bersabar dan belum benar2 percaya atas ucapan saya tadi...kadang manusia sering merasakan itu..mungkin tu wajar tapi bukanlah fitrah manusia menjadi orang yang lemah...


pria: saya kadang stak pada apa yang saya pkirkan sja...


sahabat: untuk apa kamu memiliki hati dan nurani bila seperti itu..


pria itu..terkejut mendengar itu..ia terdiam...ia merenung sesaat..melihat pria itu termenung sahabat itu merangkul punggung pria itu...


sahabat: masih ada waktu untuk berpikir lebih dewasa dan lebih luas dari sekedar prasangka akhi...
perasaan lemah allah ciptakan agar kau sedikitnya sadar bahwa tidak ada orang yang sempurna didunia ini...semua orang pasti punya titik lemah..pasti punya sebuah kekurangan yang mungkin tak kau sadari...
bila kau berpikir seperti apa yang kau katakan sebelumnya berarti kita belumlah Sami`na wa atho`na atas apa yang allah telah tetapkan...yang menurutmu baik belum tentu baik dimata ALLAH....


pria: astagfirullah...kamu tau akhi...sya pun ga ngerti kenapa  saya jadi seperti ini,...saya tampak kerdil ya akh?


sahabat: ishbir..akh...sahabatku dengarkan ini...kamu tau ada 3 penyebab kenapa kadang kita tidak Sami`na wa atho`na atas apa yang allah telah tetapkan.


pria: 3 akh? apa saja? tolong terangkan....


sahabat: pertama...takabur...merasa tinggi dan yang lain lebih rendah dan tak pantas lebih tinggi darinya..orang seperti ini hanya berpikir atas usaha kerasnya ia meraih semua..tidak perlu lah peran orang lain untuk mendapat kesuksesan...merasa memiliki segalanya...


kedua....hasud....tidak suka melihat orang lain bahagia dan meraih kesuksesan melebihi dirinya dan berharap semua yang orang tersebut dapat berpindah kepada dirinya...
nau'udzubillah....


yang ketiga....


sang sahabat melepas rangkulannya..dan berkata....cari tahu dan temukanlah bila yang ketiga ini ada pada dirimu...
ishbir akhi....mulai lah berpikir positif dan dewasa utk tidak merumitkan masalahmu sendiri...perlu kau ingat allah menguji mu sebagai bukti kasih sayang-Nya terhadapmu....percayalah kau telah berusaha keras hingga saat ini..dan kau berharga...kau sudah lebih baik dari yang ku tahu dulu


sang sahabat kemudian berdiri bergerak melangkah menjauh...hingga pundaknya tak terlihat lagi oleh pria tersebut...
meninggalkan pria itu yang meneteskan air matanya....jg terbingung2 melihat kepergian sahabatnyadan belum mengucapkan terima kasih...kemudian tertunduk tersimpuh...mengangkat kedua tangannya dan berdo'a:
 " ya Rabb...maafkan atas kelancanganku..maafkan aku atas segala tingkah burukku...atas segala kekhilafanku...aku pikir aku paling tahu tentang diriku sendiri..namun kau membukakan mataku...aku tidak boleh berprsangka ataupun memaksakan apa yang menjadi keinginanku tanpa tahu apakah itu terbaik untukku..ya Rabb hari ini aku merasakan kehangatan dihati dan jiwa ini..bila ini adalah cahaya-Mu maka izinkan cahaya itu meyinariku terus....istiqamahkan aku atas segala usahaku ya Rabb.."

No comments:

Post a Comment