Friday, December 24, 2010

Ukhuwah Apa yang Kalian Maksud??

sebelum masuk ke ruang inti ...
aku teringat pada perkataan seseorang
"berlakulah layaknya lembar setengah isi namun memiliki isi yg bermanfaat...sesuatu yang akan mudah dikenal orang lain..namun sulit untuk dilupakan...sesuatu yang menebar suasana positif...daripada menjadi lembar yang terlihat padat namun sulit dimengerti dan dikenal sehingga menjadikan orang mudah melupakannya karena malas membaca isinya...."

      bukan kesalahan seorang filsafat jenius dgn sgala angannya yg mengagungkan perkataannya..bukan jg salah para sastrawan dan ahli seni..jg bukan salah sosiolog modern hingga pribahasa "tak kenal maka tak sayang" muncul...
     bagi orang yg baru sampai didunia barunya kata itu mngkin kunci atau semacam mantera ajaib yang diharapkan dpat membuatnya nyaman dan dapat segera beradaptasi....
setiap manusia adalah makhluk sosial..makhluk yang membutuhkan orang lain...maka itulah alasan mengapa orang ingin saling mngenal..tapi apakah cukup hanya dengan mngenal namanya bisa timbul pengetahuan yang luar biasa tentang orang tersebut??
belum tentu bahkan tidak...

      perlu adanya cinta....cinta kepada sesama Muslim adalah perasaan yang memancar kerana adanya ketaqwaan dan bermuara kepada pengendalian yang kukuh dengan taliNya (i'tisham bi hablillah).
Maka cinta seperti itu hanya akan tumbuh dengan subur dalam ikatan mulia yang bernama ukhuwwah (persaudaraan) yang didasarkan sendi-sendi tersebut. Ikatan tersebut merupakan tujuan suci, cahaya rabbaniyyah sekaligus merupakan nikmat Ilahiyyah. Oleh sebab itu Allah hanya akan menuangkan cahaya dan nikmatnya pada hati dari setiap hambaNya yang mukhlis (ikhlas), mensucikan dan melindungi diri-mereka dengan akhlaq yang terpuji.

     sadarkah kita bahwa siap untuk berukhuwah berarti juga harus siap menerima segala perbedaan?Mulai dari perbedaan pendapat, pemahaman, keragaman minat dan bakat, dan kemajemukan lainnya. Bersatu bukan berarti harus seragamm harus selalu sesuai dengan visi dan misi hidup kita. Dua hal yang harus sama adalah akidah dan tujuan perjuangan kita, yaitu Islam dan ridlo Allah Swt. Selebihnya adalah perbedaan yang akan menambah indah kehidupan kita bersama, keragaman yang akan memberi warna dalam setiap episode hidup kita. Bersaudara bukan berarti menolak perbedaan, menentang kemajemukan. Bukankah perbedaan itu sudah ada sejak generasi pertama agama ini. Lihatlah bagaimana para khulafaur rasyidin dengan lapang dada menerima perbedaan di antara mereka, tanpa ada rasa dendam, fitnah atau caci maki.
   Mari kita rajut kembali ukhuwah itu dengan semangat keikhlasan dan tentu saja dorongan iman. Marilah kita membuka mata lebar-lebar dan mendengarkan dengan seksama agar kita terhindar dari segala perpecahan. Saudara-saudara kita bukanlah semata yang ada dalam kelompok kita atau dalam lingkungan masyakarakat terdekat kita saja. Perbedaan pendapat adalah kewajaran karena setiap pribadi manusia adalah unik dan memiliki ciri khasnya masing-masing.
  Alangkah sempitnya hati kita dan dangkalnya pikiran kita seandainya menganggap ukhuwah adalah  sebuah keseragaman, dengan menafikan perbedaan. Ayo kita bersama rajut keindahan ukhuwah Islamiyah yang sejati itu.

No comments:

Post a Comment